Tampilkan postingan dengan label Coretan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretan. Tampilkan semua postingan

postingan pertama menggunakan blogger mobile Android

Assalamualaikum,, sobat nuno semua..

ini adalah postingan pertama menggunakan blogger mobile Android. tampilannya cukup simple. hanya simple.  kenapa?  banyak fitur-fitur yang tidak dimasukkan dalam blogger mobile ini. lebih lengkap yang versi pc biasa..  yaeyalah...  blogger mobile ini mungkin hanya dibuat bagi sang blogger ketika berada di suatu saat yang kurang tepat untuk membuka laptop,  misal pada saat naik motor, maen flying fox, berdiri diatas tebing, berdesakan di KRL, maupun pas boker sekalipun. mungkin karena disebabkan oleh beberapa hal itulah, pihak blogger membuat suatu terobosan untuk menjebol gawang kesulitan bagi penggunanya. aplikasi ini sangat berguna sekali bagi para Blogger traveler yang mana bisa mengupdate blog dimanapun mereka berada.

syarat menggunakan aplikasi ini sangat mudah. yaitu, 
-. harus ada HH (HandHeld - gadget),
-. berisi kutukan robot hijau Android atau iPhone,
-. memiliki baterai,
-. milik sendiri atau pinjem,
-. dan yang paling penting harus ada koneksi Internet.

seluruh tuntutan harus dipenuhi sebelum menjejalkan aplikasi Android ini. blogger mobile ini gampang ditemukan di internet,  terutama google, dan kawan-kawannya, dan juga di warung aplikasi favorit gue PS (Playstore).
ini screenshoot tampilan dari blogger mobile sewaktu gue mengetik postingan
ini :

video musik Bintang Berpindah dari anak Al-Mizan UIN Sunan Kalijaga

Assalamu'alaikumwarohmatullahiwabarokatuh.

sekarang nuno mau membagikan sebuah video musik yang dinyanyikan oleh mbak Nisa (lengkapnya enggak tahu... padahal sering ketemu.. hehe) dan mas Ranu Nada. Lagu ini diciptakan oleh temannya mas Ranu yang bernama K_nyut Kubro (nama pembuatnya katanya itu, soalnya belum pernah ketemu dengan pembuatnya..). Lagunya lumayan keren apalagi penyanyinya secantik mbak Nisa hehe... (Maaf mbak, sedikit memuji nggak apa-apa kan?). Video ini direkam disaat teman-teman UKM JQH Al-Mizan sedang persiapan milad dan mas Ranu dan mbak Nisa sedang latihan lagu baru. kemudian muncullah ide untuk merekam video tersebut dan menguploadnya ke youtube. video itu direkam oleh mas Sokhif menggunakan ponselnya mas Ranu, dan video itupun diupload ke youtube. Nuno sendiri dan teman-teman Al-Mizan pada saat itu sedang santai-santai sambil main twitter (twitter nuno namanya @rionuno, di follow ya?? hehe).

Okelah, silakan tonton sendiri videonya ya?
Dan jangan lupa untuk memberikan "like" di youtube dan membagikannya ke akun facebook atau twitter kalian, ok?




Baguskan sobat nuno?

Oh iya, nama nuno nongol di info video itu lho... yang namanya "rio f" itu adalah nama asli nuno yaitu Rio Fariska.
Oke, sampai jumpa di postingan berikutnya.

rionuno pun berbeda sekarang

wah, dari judulnya saja teman-teman nuno semua pasti sudah tahu, rionuno sudah agak berbeda dari dulu. yup, mungkin karena nuno sekarang berada di lingkungan baru dan bukan lagi dengan teman-teman seumuran yang cara berpikirnya kadang-kadang masih kekanak-kanakan. disini nuno sudah memulai menjadi diri sendiri, nuno seperti berada di tempat yang selama ini membuat nyaman nuno. nuno seperti sudah berada ditempat yang mana nuno suka, tidak ada lagi tekanan-tekanan dari pihak luar yang membuat selama ini membuat nuno sangat berhati-hati dengan lingkungan nuno dulu. ditempat nuno yang baru ini banak teman-teman yang sangat menghargai satu sama lain. nuno ditempat baru ini seperti sangat spesial, dimana nuno banyak diajari hal-hal baru seperti bermain musik yang mana dulu nuno sangat sulit sekali mengekspresikan diri. haha... nuno malah curhat :)

wah, banyak hal baru deh yang nuno dapat disini. mulai dari bermain musik, mengaransemen lagu lewat software FL Studio dan juga bermain teater. yup, Teater dulu nuno anggap sebagai hal yang sepele. eh, ternyata teater malah membuat nuno suka. karena pada saat main teater, pada saat itu juga nuno seperti hilang semua rasa, hanya terfokus pada satu tujuan yaitu teater itu. Sudah ya cerita hari ini buat sobat nuno semua...
Yang baik silakan diambil, yang buruk silakan dibuang. Ok?

Sindrom Remaja : Colokan Listrik & Kecanduan Jejaring Sosial



Tidak dipungkiri, manusia pada jaman ini sangat membutuhkan listrik, aku pun begitu. Apalagi pas lagi ngerjain tugas make laptop, tiba-tiba ada peringatkan kalau baterai habis dan kalau lagi ditempat yang agak jauh dari keramaian pasti sulit sekali diacari yang namanya colokan listrik. Yup, Coloksn listrik. Colokan listrik sekarang sudah menjadikan sindrom tersendiri bagi remaja indonesia saat ini. Bagaimana tidak, banyaknya gadget yang beredar di pasaran dan banyaknya variasi harga gadget yang ditawarkan mulai dari yang harga kaki lima sampai harga gedongan. Dan bukan Cuma itu saja, sekarang sindrom anak muda sekarang ini lagi giat-giatnya menggunakan layanan jejaring sosial dalam bergaul. Dan sekali lagi, untuk mengakses layanan jejaring tersebut pasti membutuhkan gadget, dan gadget sudah sangat pasti menggunakan listrik. Nah.. maka dari itu, jika anak remaja saat ini tidak bisa menemukan Colokan listrik sebagai media penyalur listrik, sudah sangat dipastikan mereka akan merasa “galau”, “tidak bisa update status” padahal kadang juga meraka masih sempat-sempatnya mengupdate status disaat dalam keadaan gawat sekalipun. Contohnya adalah “w4h, Ru5hku k3bk4ran,, 70lon9.. t0lon9...” “b4teray aQyu L0wB4t” sungguh aneh sekali remaja saat ini. Walau bagaimanapun, ini termasuk salah satu penyakit yang harus disembuhkan. Karena tidak mereka sendiri yang merasa rugi, tetapi juga orang lain. Misalnya seperti ini: Sang anak sering update layanan jejaring sosial yang katanya gaul, tetapi hal itu juga berdampak pada keadaan sosialnya. Dia tidak lagi bisa bergaul secara nyata dengan orang-orang sekitar(tetangga), dan juga secara tidak langsung kelamaan berada dilayar gadget juga berpengaruh pada kesehatan dirinya karena radiasi elektromagnetik. Dan salah satu hal yang paling merugikan adalah naiknya biaya listrik yang harus ditanggung orang tuanya, karena... alat untuk mengakses jejaring sosial tersebut menggunakan listrik jadi mereka sering mencharger gadget mereka.
 Dan yang tidak kalah penting juga, Pulsa atau Tarif Jasa Internet. Jika mereka menggunakan pulsa, pastilah akan diketahui seberapa banyak biaya yang mereka gunakan mengakses layanan jejaring sosial karena sekali akses dapat menghabiskan pulsa sekitar 200 rupiah per menit. Dan bayangkan jika mereka menggunakannya selama kurang lebih 12 jam non stop, jadi sama dengan 144.000 per hari!

Sudah saatnya kita menahan nafsu kita untuk selalu update status. Karena secara tidak sadar telah membuat kita menjadi budak jejaring sosial yang setiap hari hanya selalu berkeluh kesah disana. Jadi, mana yang kamu pilih, Menjadi pecandu jejaring sosial dengan segala resikonya atau memilih untuk menggunakannya secara bijak?

Image by : Google